Kumpulan Berita Kriminal Terpopuler SBODewa Tentang Bandar Taruhan Judi Online Serta Produk Permainan Judi Online Dan Promo Yang Ada Di Situs Agen Judi Online SBODew

Tampilkan postingan dengan label Polda Metro Jaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Polda Metro Jaya. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 November 2017

Lima Polisi Ditangkap Terima Suap Damkar



Lima Polisi Ditangkap Terima Suap Damkar


SBODEWA, JAKARTA - AGEN JUDI ONLINE - Tim Bagian Profesi serta Pengamanan [ Propam ] Polda Metro Jaya menangkap lima anggota Polres Metro Jakarta Timur karna disangka menyalahgunakan wewenang dengan membebaskan dua petugas Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Timur atas kepemilikan narkotik. 

Ke-5 anggota itu adalah Bripka LZ, Bripka FZ, Briptu NS, Bripka DD serta Bripka SJS

" Mereka disangka lakukan penyalahgunaan wewenang atau pungli berbentuk pelepasan dua orang aktor tindak pidana narkotika atas nama A serta D dengan terima imbalan uang Rp 40 juta, " tutur Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Idham Azis waktu di konfirmasi, Kamis Tanggal 23/11/2017. 

Penangkapan dua petugas pemadam kebakaran berinisial A serta D dikerjakan di Kantor Sudin Damkar Jakarta Timur, Minggu Tanggal 19/11/2017. Keduanya didapati mempunyai narkotik type sabu sejumlah satu kantong plastik klip serta satu buah alat isap sabu.  

CARA DAFTAR SBOBET - Kemudian, satu diantara anggota kepolisian berinisial FZ menghubungi Kepala Seksi Operasi Pemadam Kebakaran Jakarta Timur Gatot untuk memberitahu kalau anak buahnya didapati mempunyai narkotik. Gatot lalu menjumpai FZ serta memohon agar ke-2 anak buahnya tidak diolah hukum. 

" Yang berkaitan memohon tolong serta bersedia memberi uang sebesar Rp 40 juta. Sesudah disetujui, FZ melepas A serta D, " papar Idham

FZ lalu berjanji tidak meneruskan perkara narkotik sesudah Petugas Damkar menyerahkan uang suap. Pada Selasa Tanggal 21/11/2017 ke-5 anggota itu menyambangi kantor Sudin Damkar Jakarta Timur dengan maksud ambil uang itu.

Tetapi, tidak berselang lama kelimanya malah diamankan oleh Tim Propam Polda Metro Jaya dengan tanda bukti uang nyaris menjangkau Rp 40 juta. 

" Setelah itu ke-5 anggota tersebut tanda bukti diamankan ke Kantor Subbidpaminal Bidpropam PMJ manfaat dikerjakan kontrol selanjutnya, " ucapnya. 

Idham mengakui, juga akan memecat ke-5 anggota itu atas perbuatan yang dikerjakannya yang dinilai tidak mematuhi hukum. 

Sekarang ini, kata Idham, kelimanya masih tetap melakukan kontrol selanjutnya di Propam Polda Metro Jaya. Disamping itu ke-2 petugas pemadam kebakaran juga akan diolah hukum. 

" Juga akan saya PTDH [ pemecatan tidak dengan hormat ] buat mereka yang ikut serta. Yang tangani Polres Jakarta Timur serta kelak juga akan saya saksikan perannya, " tuturnya.

PROMO KHUSUS UNTUK PECINTA BASKET BALL [ NBA ] 10% YANG MENARIK BAGI PECINTA BASKET MANIA 


AYOO...PARA BETTOR SAAT INI TARUHAN BOLA DAN MIX PARLAY MULAI DARI RP.1000,- JANGAN DI TUNGGU LAGI DAN SEGERA BERGABUNG YA


SBODEWA INGIN MENGAJAK PARA BETTOR LOVER BUKTIKAN KALAU ANDA ADALAH SEORANG JAWARA SABUNG AYAM....DAN SEGERA DAPATKAN BONUS DEPOSIT 10%


AYOO....PARA BETTOR LOVER YANG INGIN DAPAT PENGHASILAN SAMPINGAN TANPA KELUAR KERINGAT.
Syarat & Ketentuan MGM :
★. Kami hargai anda yang mengajak teman buat joint dengan bonus 5% / orang. Bonus kami hitung dari deposit awal teman anda,
★. Bonus ke-2 dan seterusnya merupakan dari total lose teman anda :
     1 s/d 5 orang : 5%
     6 s/d 10 orang : 10%
     10 Keatas : 15%
★. Dapatkan bonus tambahan bagi anda yang berhasil mencapai minimal 500.000 dari bonus REFERRAL [ CASHBACK ] anda :
     500.000 s/d 1.000.000 = 500.000
     1.100.000 s/d 5.000.000 = 1.000.000
     5.100.000 ++ = 2.000.000
★. Bonus berlaku untuk semua product [ Kecuali POKER & TOGEL ].
★. Bonus tidak valid jika terdapat kesamaan IP , nama rekening, no rekening, no HP dan email dengan member lain.
★. Bonus tidak berlaku jika teman anda mengambil PROMO BONUS.
★. Bonus di Hitung Perbulan dan di masukkan ke USER ID nya setiap awal Bulan Tgl 2.


PROMO DEPOSIT 2% BERLAKU UNTUK MEMBER LAMA DAN MEMBER BARU DI SBODEWA AYO SEGERA BERGABUNG DENGAN KAMI




Share:

Rabu, 08 November 2017

Djarot Akan Diperiksa Polisi Soal Kasus Reklamasi


Djarot Akan Diperiksa Polisi Soal Kasus Reklamasi

SBODewa.com, Indonesia - Penyidik Polda Metro Jaya membuka kemungkinan memeriksa mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dalam kasus reklamasi Teluk Jakarta. Djarot akan diperiksa karena pada masa kepimpinannya, nilai jual objek pajak pulau reklamasi disahkan.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Adi Deriyan mengatakan, pemanggilan Djarot akan melihat hasil pemeriksaan saksi-saksi dan barang bukti.

"Nanti kami lihat proses penyelidikannya apakah Djarot akan dipanggil atau tidak," kata Adi di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu  tanggal 08/11/2017.

Selain Djarot, Adi menyebut bahwa Penyidik juga bisa memanggil anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah [ DPRD ] DKI Jakarta dan pihak terkait.

"Tidak menutup kemungkinan semuanya orang-orang yang ada kaitannya dengan ini [ penetapan NJOP ] akan dimintai keterangan," kata dia.

Saat ini, Penyidik tengah memeriksa tiga orang saksi dari Badan Pajak dan Retribusi Daerah [ BPRD ] yakni Kepala Bidang Hubungan Peraturan  bernama Joko, Kepala Bidang Perencanaan Yuandi, dan Staf BPRD Penjaringan bernama Andri.

Kepala Sub Direktorat III / Sumber Daya Lingkungan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Krimsus Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Sutarmo mengatakan, selain dari unsur Pemprov DKI Jakarta, penyidik juga memanggil pengembang reklamasi.

Apalagi jika nanti di tengah penyidikan ada temuan dugaan kongkalikong.

"Ada kemungkinan dari dua-duanya [ pengembang dan Pemprov ], kalau terjadi ada kolusi atau nepotisme," kata Sutarmo.

Untuk mendalami dugaan itu, pihaknya melakukan pemeriksaan seputar penetapan NJOP terhadap dua pulau hasil reklamasi, Pulau C dan Pulau D. 

Penyidik mengaitkannya dengan Peraturan Menteri Keuangan No. 139 / PMK.03 / 2014 dan Peraturan Gubernur yang terkait reklamasi. Ia sendiri masih enggan merinci soal Pergub tersebut.

"Itu [ Permenkeu dan Pergub ] salah satu yang tafsir pemeriksaan yang akan ditanyakan. Jadi nanti kami lihat hasilnya," ujar dia.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menambahkan, pihaknya juga akan memeriksa Kepala BPRD DKI Jakarta Edi Sumantri dan Kepala Kantor Jasa Penilai Publik [ KJPP ] Dwi Haryantono.

Pemeriksaan terhadap kedua orang tersebut sebagai tindak lanjut dari pemeriksaan tiga pegawai BPRD DKI Jakarta di atas. "Pemeriksaan masih soal NJOP," ujarnya.

Pemeriksaan tersebut berkaitan dengan prosedur saat menetapkan NJOP dan untuk mengklarifikasi soal kesesuaiannya dengan Permenkeu.

"Jadi ini masih berkaitan dengan NJOP, apakah ada perizinan di situ, apakah ada perbedaan [ dari jumlah yang ditentukan ], nanti kami telusuri di situ," ujar Argo.

Sebelumnya, BPRD DKI Jakarta telah menetapkan NJOP dua pulau reklamasi, Pulau C dan D sebesar Rp 3,1 juta per meter persegi. Nilai tersebut ditetapkan karena keadaan Pulau C dan D yang masih kosong dan belum ada bangunan. 

NJOP tersebut ditetapkan berdasarkan pada penilaian Kantor Jasa Penilai Publik [ KJPP ]. Pengelolaan Pulau C dan D itu sendiri diberikan kepada pihak pengembang yakni PT Kapuk Naga Indah

SEGERA HADIR PROMO KHUSUS PERMAINAN BASKET BALL YANG MENARIK BAGI PARA BETTOR BASKET MANIA :


Share:

Kamis, 02 November 2017

Polisi Tolak Semua Laporan Prostitusi Alexis


Polisi Tolak Semua Laporan Prostitusi Alexis

SBODewa.com - Kepolisian Daerah Metro Jaya menolak laporan yang dilayangkan oleh lembaga swadaya masyarakat / LSM mengatasnamakan Badan Mahasiswa Gempita atas dugaan kegiatan prostitusi di hotel dan griya pijat Alexis di Jakarta Utara

Arianto, Ketua Badan Mahasiswa Gempita itu, merupakan pelapor. Saat melapor, Arianto hanya membawa bukti video yang diunduh dari media sosial YouTube. Dia mengatakan, polisi belum dapat menerima laporannya karena kurang barang bukti.

"Masih dalam tahap koordinasi, kami melakukan laporan lagi nanti usai berkas yang lain lengkap," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Rabu tanggal 01/11/2017.

Arianto senduri mengklaim telah melakukan investigasi ke Alexis. Investigasi itu dilakukannya di lantai tujuh, tempat yang diduga sebagai tempat prostitusi. Dalam investigasi itu dia menemukan pelanggaran yakni perdagangan manusia oleh muncikari. 

Dalam investigasinya, Arianto mengatakan, melihat sejumlah perempuan yang diduga bekerja di Alexis.

Para perempuan itu menawarkan fasilitas kencan dengan menerima sejumlah uang. Namun proses itu harus melewati muncikari yang berada di tempat tersebut. 

"Ketika masuk bayar Rp 200 ribu kemudian dikasih gelang, masuk ke lantai atas langsung ada muncikari yang menawarkan. Kalau lokal Rp 1,5 juta tapi kalau luar Rp 2,5 juta itu langsung bisa dibawa ke tahap selanjutnya," tuturnya. 

Kedatangannya ke Alexis, kata Arianto, dilakukan tiga bulan yang lalu. Arianto baru melaporkan praktik prostitusi itu sekarang setelah lebih dulu mempertimbangkan keamanan dan keselamatan dirinya.

Meski ditolak, Arianto menuturkan akan kembali menyambangi SPKT Polda Metro Jaya untuk membawa kelengakapan barang bukti. 

Nama Alexis kembali mencuat setelah pemerintah provinsi DKI Jakarta menolak memperpanjang izin usaha tempat pijat tersebut. Saat ini Alexis telah mencabut logo usaha dan menutupnya dengan kain hitam.
Share:

Senin, 30 Oktober 2017

Baru Sembilan Mayat Yang Teridentifikasi


Baru Sembilan Mayat Yang Teridentifikasi

SBODewa.com, JAKARTA - Jumlah jenazah korban ledakan pabrik kembang api di Kosambi, Tangerang, yang berhasil diidentifikasi bertambah. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, jumlah korban ledakan pabrik petasan yang teridentifikasi sudah bertambah menjadi sembilan orang. 

"Berdasarkan hasil sidang rekonsiliasi pada pukul 10.00 WIB tadi di RS Bhayangkara TK I RS Soekanto, ada lima jenazah yang dinyatakan teridentifikasi dari 47 kantong," ujar Argo di Posko Antemortem RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (29/10/2017).

Lima jenazah yang sudah teridentifikasi itu yakni Asep Angga Gunawan, beralamat di Subang-Jawa Barat. Asep teridentifikasi melalui gigi, medis dan properti. Kemudian, Aminah Binti Ambeng, beralamat Tangerang-Banten. Aminah teridentifikasi melalui DNA dan medis. 

Lalu atas nama Maryati Binti Da'i, beralamat Tangerang-Banten. Maryati teridentifikasi melalui gigi dan medis. Selanjutnya, Nilawati, beralamat Tangerang-Banten, teridentifikasi melalui medis dan properti. Terakhir atas nama Unia, beralamat Tangerang-Banten, teridentifikasi melalui DNA dan gigi.

Menurut Argo, kelima jenazah tersebut akan diserahkan kepada pihak keluarga hari ini juga. Namun sejauh ini baru dua keluarga yang datang mengambil jenazah korban ledakan pabrik petasan tersebut. "Serah terima hari ini juga kami serahkan, tapu baru dua yang datang," ujarnya.

Argo memastikan Tim Disaster Victim Identification (DVI) masih terus bekerja melakukan identifikasi jenazah korban ledakan pabrik petasan. Tim  DVI akan bekerja secara cepat untuk melakukan proses identifikasi. "Belum dilihat semua, kita tunggu antrean. Kami (polisi) juga berupaya secepat mungkin untuk menangani kasus ini," tandasnya.

Diketahui, korban tewas akibat ledakan dan kebakaran pabrik kembang api di Kosambi ada sebanyak 48 orang. Sebanyak 47 korban tewas dibawa ke RS Polri untuk proses identifikasi. Sedangkan satu korban terakhir bernama Nurhayati (20) sempat dirawat di ruang ICU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang.

Sebelumnya, empat jenazah teridentifikasi atas nama Surnah (14), dengan alamat, Kampung Salembaran, RT 4, RW 16, Desa Belimbing, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang. Lalu Slamet Rahmat yang beralamat di Garut; Marwati Binti Atip yang beralamat di Tangerang; dan Sutrisna Bin Alim yang beralamat di Tangerang.








Share:

Tertangkap Artis FTV Terjerat Narkoba Bersama Sang Pacar


Tertangkap Artis FTV Terjerat Narkoba Bersama Sang Pacar

SBODewa.com, JAKARTA – Subdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya berhasil mengamankan dua orang yang diduga terlibat penyalahgunaan narkotika pada Senin (23/10/2017) sekitar pukul 21.00 WIB.

Kasubdit 1 Ditresnarkoba PMJ AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, mengatakan, ditangkapnya artis FTV Safitri Triesjaya Crespin alias Safira Crespin dan Canggih Putra Pratama berawal dari kecurigaan pengemudi ojek online.

Awalnya seorang driver ojek online bernama Haryanto diminta mengirim sebuah paket, namun tanpa aplikasi dari daerah Tebet, Jakarta Selatan.

"Haryanto merasa curiga dengan laki-laki tersebut dikarenakan sangat terburu-buru memberikan order paketan. Haryanto diberikan uang sebesar Rp 300 ribu untuk mengantar paket tersebut ke daerah Modern Land Tangerang Kota," kata AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, di Ditresnarkoba Polda Metro, Jaya, Minggu (29/10/2017) malam.

Lantaran curiga Haryanto datang ke Unit IV Subdit I Dit Resnarkoba Polda Metro Jaya untuk melaporkan paket tersebut.
"Kemudian tim unit IV Subdit I Dit Resnarkoba Polda Metro Jaya membuka paketan tersebut bersama-sama disaksikan oleh Haryanto

Setelah dibuka ternyata berisi satu kotak jam merk Swiss Army, yang di dalamnya terdapat satu bungkus rokok yang berisi satu kantong plastic klip yang diduga berisi narkotika 
jenis sabu dan satu buah cangklong," kata Jean.

Selanjutnya tim menimbang barang haram yang diketahui beratnya 0,5 gram. Tim lantas mengambil tindakan awal yaitu membuat laporan polisi, dan melakukan cek lab sementara.

"Hasilnya positif Methampetamine. Selanjutnya paketan tersebut dibungkus kembali dan salah seorang dari tim melakukan control delivery dengan menyamar sebagai driver ojek menggantikan Haryanto ke Modern Land Tangerang Kota," kata Jean.

Menurutnya, setelah sampai di tempat tujuan tim yang menyamar sebagai driver ojek menelepon seseorang yang akan menerima paketan tersebut.

"Beberapa menit kemudian seorang laki-laki keluar dari rumah untuk menerima paketan tersebut. Setelah barang paketan tersebut diterima oleh seorang laki-laki tersebut dengan segera tim melakukan penangkapan," katanya.

Setelah dilakukan penangkapan tim melakukan penggeledahan rumah tersangka berinisial CPP, yang disaksikan kedua orang tua dan satpam perumahan setempat.

Di dalam rumah tersebut ada seorang wanita yang juga pacar dari Canggih. "Wanita itu mengaku bernama, RR Safitri Triesjaya Crespin alias Safi," katanya.

Saat dilakukan penggeledahan di kamar Canggih, ditemukan barang bukti berupa dua bungkus kertas warna coklat berisi narkotika jenis ganja dengan berat brutto 86,54 gram, satu pack kertas papir, satu buah alat hisap sabu (bong) dan dua buah HP I Phone 7.

"Kemudian tim melakukan interogasi kepada Canggih. Pengakuannya barang sabu didapati dengan cara dipesan oleh teman Safi, yang bernama Ardi dengan harga Rp 850 ribu sebanyak setengah gram," katanya

Setelah diinterogasi diketahui bahwa Safi pernah menjadi pemain film layar lebar dan dua kali bermain di FTV, juga menjadi brand ambasador sebuah make up.
Share:
Copyright © Berita Kriminal | Powered by Blogger Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com